di Malang sbg Presenter

Tanpa good ryhme on my ears, mengandalkan handphone merk N yang sudah out of date, tidak bijak kayak nya, dan di tambah headset yang sudah tidak mumpuni,,

Berangkat ke Malang lagi, tapi ini dengan tujuan mulia yaitu sebagai presenter di sebuah conference yg di adakan oleh UM,, berangkat lah bersama teman2 sekelas lain nya, ada 9 orang di kereta yang sama KA express Malabar..

Berangkat pakai angkot menuju stasiun Bandung, hampir penuh di penuhi barang2 atau tepat nya koper2 gede yg membawa barang bawaan selama 3 hari di Malang,,

Selama perjalanan di kerera tentunya di penuhi canda dan tawa, pertemenan selama 1 tahun lebih, terikat setatus sebagai mahasiswa pasca sarjana, serasa sangat hangat dan di selingi saling berbagi cerita tentang hidup masing2..
Kegiatan di Malang, sampai di malang sekitar jam 7 pagi jumat, di isi dengan mengistirahat badan yang lelah selama duduk nonstop di kereta yang masih berbekas, uang 50 rb pun di keluarkan, untuk sewa kamar, karena cek in kamar jam 2 siang, selama menunggu uang itu di bayar untuk sewa beberapa jam lebih awal, uang sewa kamar sendiri 125 per day, lokasi tidak jauh dari kampus UM,,

Persiapan untuk presentasi wajib di lakukan pada saat sore nya, ini karena mungkin sudah jadi tradisi, semangat lebih berkobar menjelang waktu presentasi, tradisi yang sangat menguras pikiran, karena bisa saja, dan sangat bisa dilakukan, persiapan jauh2 hari dan tidak harus sehari sebelum presentasi,,

Presentasi nya sendiri berjalan lancar, ada sedikit masalah di slide yang sudah di siapkan, tapi itu hanya bagian kecil, karena tidak menggunakan power point, tapi pakai Prezi dengan mengandal kan power of zooming nya,, dan itulah yang di harapkan sebagai pengecoh ketidaksempurnaan hasil research kami,, haha, kami di sini, karena mengerjakan nya ber3.. dan yang sangat2 di syukuri, ada nya technical problem yaitu padam nya listrik, setelah beberapa menit presentasi kami berakhir, gelap lah ruangan, di fakultas sastra di UM.. dan itu patut untuk di syukuri karena tidak terjadi pada kelompok kami, dan temen lain nya..

Di hari libur panjang, tgl 29 hari jumat libur nasional, tiket kereta pun sold out, rencana pulang hari minggu pun batal, tapi ini khusus untuk saya seorang, karena rencana yang kurang matang, akhirnya pulang k bandung pun di tunda hari senin, naik kelas bisnis memang berbeda di mulai dari ke nyamanan kursi nya karena akan duduk selama 16 jam lebih, tingkat kemiringan tempat bersender nya punggung selama duduk, dan tingkat goyangan kereta yang sangat berbeda, dan lain2,, dan itu berbeda dengan harga kurang lebih 30 rb dari kelas ekonomi dan juga harga perbedaan yang sama dengan kelas eksekutif,,

Debut pertama ini sangat manis, karena sangat terbantu oleh temen2 yang lain, dan harus ada presentasi berikut nya dan harus lebih maksimal lagi dari segi persiapan dan paper yang lebih matang lagi,, next Jakarta…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s