Si mahasiswa

Mahasiswa adalah sebutan untuk seseorang yang sedang menempuh pendidikan di Universitas. Sebutan ini bisa di sandang selama 3 tahun (ini yang paling cepat) atau 4 tahun (normal sih segini lamanya) atau 5 tahun (kalo tidak salah ini saya) atau mengambil semua kuota yang tersedia 7 tahun saja.

Menjadi Mahasiswa adalah impian bagi hampir seluruh siswa SMA yang mempunyai uang cukup dan otak dan waktu. Setelah lulus dengan hasil UN yang meyakinkan, karena rata2 nya sih anak SMA hampir semua nya lulus, dengan nilai UN yang memuaskan. Tapi untuk mendapatkan predikat sebagai mahasiswa, mereka harus Tes lagi, sekarang nama tes/jalur masuk nya pun bermacam-macam: Undangan (Seleksi Raport) , SNMPTN/SBMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi/ Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi), UM (Ujian Mandiri), dll.

Untuk jadi mahasiswa tidak mudah ternyata, harus ada kemauan (biasanya karena terhipnotis, katanya dengan menempuh pendidikan di perguruan tinggi nanti nya akan mendapat pekerjaan yang bagus dan menjanjikan) dan uang (uang bisa bersumber dari orang tua atau beasiswa atau kerja keras banting tulang dan tahan malu).

Mahasiswa yang sekarang menurut kaca mata saya adalah makhluk yang bukan di kategorikan sebagai manusia lagi, makhluk ini adalah Mahasiswa. Karena nasib mereka ada di ujung pulpen dosen (ini debatable sih). Tapi ini lah yang saya liat selama berteman dengan beberapa dosen, manusia seharus nya di panggil dengan layak karena mereka punya harkat dan martabat, tapi si Mahasiswa ada kemungkinan nama itu menjelma menjadi nama yang umum yaitu mahasiswa saja.

Mahasiswa pun mendapat perlakuan yang bermacam-macam, perlakuan ini akan sangat terasa apabila mencapai penghujung karir sebagai mahasiswa. Waktu sang mahasiswa itu tidak berarti, bisa saja jadi penunggu lorong di depan ruang dosem. Bisa saja teman setia kursi tunggu di depan ruang dosen. Sewaktu sms untuk janjian, ada gap yang terasa, bahasa sms di rangkai dan hampir penuh 160 karakter dan dengan bahagia mendapat reply: ya, sore nanti atau saya lagi sibuk hari ini dan berbagai macam aneka macam nya yang intinya one line.

Tidak ada maksud untuk menyudut kan pihak manapun dalam tulisan ini, tapi ini hasil renungan saya yang sudah bosan menjadi mahasiswa dan ingin menjadi penentu nasib mahasiswa *mimpi nya sih gitu, eh!.

Advertisements

1 Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s