Langkah tegap tapi tak mantap

Di Jalan yang sepi..

Suara hening jadi menempel seperti bayangan hitam..

Gelap nya rembulan mengantar mata ke depan dengan keterbatasan nya..

Langkah kaki ini mungkin sangat nyaring terdengar, bila saja telinga Danu tidak tertutup headphone..

Danu, berjalan pulang sendiri menyusuri jalan yang hampir 2 tahun ini di lewati nya..

Jalan pulang ke kost yang akan semakin menyempit karena menelusuri gang-gang kecil dan pemukiman yang rapat padat di karenakan penduduk membeludak..

Langkah Danu tidak lah seperti biasa,

Setelah pulang dia selalu bergegas ke kost, ingin mengistiratkan tubuh tegas nya membatin,,
Tapi malam ini tidak seperti biasa..

Shift hari ini tidak pun biasa, Danu bekerja double shift,
Tadi siang pun dengan cekatan dan tidak lupa untuk selalu pasang senyum dalam melayani pelanggan restoran,,restoran ini tidak akan surut pengunjung, prospek yang bagus untuk bisnis, berposisi di mall ternama yang mempunyai konsep beda dari kebanyakan mall lain nya..

Langkah tegap tapi tak mantap ini menyusuri gang kecil yang terbentang lurus dengan selokan air di samping nya..
Riak arus selokan yg memantulkan sinar rembulan malam, mengantarkan ingatan yang lalu..

Danu terus berteriak kenapa,,

2 tahun ini sangat manis, setelah tamat SMA, Danu langsung pergi meninggalkan kampung, untuk hidup di kota,,

Atas jasa senior nya di sekolah, dia bisa dapat pekerjaan dan tempat tinggal ala kota2 besar, kamar 3×4 cukup menaungi Danu selama 2 tahun di kota..

Kost ini membuat Danu selalu bergairah dan semringah, karena sangat jarang dia bisa sedekat ini tinggal dengan penghuni yang campur laki-laki dan perempuan, sebab kost Danu tidak ada batasan siapa yang tinggal di dalam nya..

Penghuni di bawah lantai lah yang jadi penyemangat Danu,,

Danu selalu berusaha mempantasakan diri nya,, untuk tampil rapi dan keren di depan mata orang tinggal tepat di bawah kamar nya..

Danu selalu membuka pintu kamar, pintu terbuka lebar dengan maksud bisa melihat keluar dengan leluasa..

Danu selalu menaruh harapan besar bahwa nanti hasrat dan rasa nya bisa tersampaikan,,,

Untuk tahun pertama, selalu di kunggkung dan di pendam perasaan nya, tapi hampir 7 bulan terakhir, tanda-tanda itu bermunculan,,

Tata, iya nama nya Tata, itu yang Danu tau, karena Tata tinggal bersama temen kerja nya di Restoran..

Tata lah yang selama ini tempat Danu menggantungkan asa dan cinta untuk hidup bahagia..

Tata, memberikan senyum ramah kepada Danu, Danu pun berkeringat dingin di tangan..

Tata, menegur Danu, sapaan yang biasa itu membuat Danu tak bisa tidur cepat..

Tata, menyodorkan tangan nya, sewaktu pertama kali berkenalan, Danu hampir sesak napas mungkin punya penyakit bengek..

Oh Danu, sungguh apes nasib mu, tanda2 itu hanya lah interaksi sosial biasa..

Tapi Danu selalu kekeh, itu adalah sinyal berterima maksud hati nya..

Ingatan kemaren, menghapus seketika, 2 tahun bunga-bunga di mimpi Danu, hari ini double shift Danu karena Ria tidak masuk kerja,

Iya, Ria temen sekamar Tata tidak masuk, dan sudah seminggu yang lalu pun Ria tidak masuk kerja..

Tata masih terlihat 3 hari yang lalu, karna Danu selalu memperhatikan nya..

Tata, dengan raut muka yang kasar dan sangat gelisah, berlari masuk ke kamar kost, dan bunyi berisik terdengar keras sampai k kamar Danu,, kemudian Tata berlari keluar sembari membawa tas yang tampak berisi penuh..

Danu pun menghela napas panjang, Tata, yang iya kenal, sudah ada di media cetak, wajah nya jelas terpampang, dengan nama asli dari kartu identitas nya, Tatang Wijanarko,

Tata adalah lelaki idaman Danu, selama ini, walopun Danu sudah mengetahui Tata tinggal bersama Ria, tapi Danu tidak lah dengan begitu saja pupus akan hasrat terhadap Tata..

Tata, tertuduh sebagai pelaku tunggal yang menghilangkan nyawa Ria,

Danu membuka pintu kamar nya di lantai 2, sempat terlihat kamar Ria di penuhi petugas..

Danu pun melemparkan cincin di jari manis nya, yang sebulan ini ada di jari nya, iya, sudah sebulan Danu merasa kan hangat nya hela an napas Tata..

Danu, berteriak kenapa, kenapa petugas bodoh itu bertindak gegabah, bukan kh Danu dengan jelas mengarahkn bukti itu kepada orang lain..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s