O, Fortuna

O Fortune, like the moon,
You are changeable,
Ever waxing and waning; hateful life,
First oppresses and then soothes…..
~
Tentang sebuah perayaan, yang dimana kehadiran kita hanya sebagai penonton, yang hanya bersorak-gembira menyaksikan jalan nya kegembiraan dan kita mengeluarkan ikut berpartispasi dengan sedikit usaha semampunya menyerap sedikit kebahagian dari atmosper sekitar.. Heart breaking…

Ini kejadian yang berulang, gw bukan orang yang terdepan untuk meninggalkan mereka yang berada di belakang, ciaattt,, nulis apa sih ini, tetep calm, gw berusaha menyalurkan emosi ke dalam tulisan, tapi ini adalah sesuatu yang complicated..

Beberapa waktu kemudian~

Masih bingung isi tulisan ini mau nya apa~

Ada hubungan dengan thesis, itu sudah pasti, ada hal lain, money buat travelling itu juga ada kepikiran dikit, hari-hari yang lalu, ada juga peran nya untuk hari sekarang,

Thesis, stuck dalam beberapa hari ini, belum ada progress berarti, padahal gw mau finishing touch,,okay,, lagi-lagi gw akan bilang, semoga tomorrow is better than today, just not different than today.. but it must be better, and I must gain a benefit from the changing of the day..

Kenapa ya gw kepikiran dengan passion sebagai orang yang suka travelling, tapi dalam beberapa tahun belakangan belum juga nambah stempel di passport.. gw pernah gagal sekali dalam berebut ticket promo, it was not that easy, like you snap the fingers.. online kudu jam 12 malem, cepet2an, namun tetep aja gagal,, yang gw bilang hasil nya gagal, merebut tiket promo seperti mencabut uban di kepala sendiri di depan cermin.. karena tidak lah mudah, walopun uban itu terlihat jelas tapi sekali coba sangat lah jarang sukses, uban itu selalu di apit oleh rambut hitam lain nya,, dan seperti menggantung kan harapan pada asa yang tinggi, berharap pada hari esok,, semoga hari esok mempunyai jalan yang lebih menyenangkan..

Hari sekarang, sangat terpengaruh oleh hari-hari yang telah lalu, tapi entah, akibat postive ato negatif yang di hasil kan oleh hari-hari yang lalu, dan seorang hamba wajib memanjatkan doa, tuk meminta yang terbaik, meskipun itu kadang tidak selalu positif di mata si hamba,

Huh~ ini masih going aroung the bush..

Padahal hari kemaren itu, paragraph pertama di atas my heart breaking, kemaren rabu gelombang pertama Wisuda untuk tahun ini, ada 4 temen sekelas yang sukses tersenyum semringah di hari itu,, gw tidak lupa memberikan setangkai bunga yang sangat banyak di jajakan oleh para penjual bunga dadakan di sekitar kampus,, gw dengan seksama memberikan bunga kepada temen-temen yang mengakhiri masa kuliah nya,

Gw rasa tulisan ini cukup sampe di sini, tetapi gw belum punya judul yang pas,

Buka file lagu, gw nemu O Fortuna, lagu bahasa latin mungkin, lagu ini sering di puter di battle scene di film-film.. sudah di putuskan judul tulisan ini O Fortuna, sedikit penggalan lagu ini yang di tulis di pembuka di atas..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s