Puisi Cinta

Seorang pria mengunjungi kekasihnya dengan membawa beberapa puisi yang telah ditulisnya sendiri untuk wanita itu, dan mebacakan semuanya.

Syair-syair terbsebut bercerita tentang apa yang dipikirkannya mengenainya, dan bagaimana perasaannya mengenai daya tarik kecantikannya.

Wanita itu berkata kepadanya:
“Nah, begitulah aku menurutmu, dan kau bisa melihat sifat-sifatku secara langsung. Tetapi kau hanya mengungkapkan emosi yang mewakili dirimu sendiri, bukan aku.”

“Aku bukan objekmu: kaulah yang menjadi objek kekasih sayangmu sendiri. kaulah yang menjadi penghalang antara dirimu sendiri dan aku”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s