Sweet December 2015

Tahun 2015, berhasil saya tutup dengan manis walo ga semanis gula aren.. tapi rasa ini yang selalu akan di ingat..
Ada beberapa moments manis yang saya lalui,

102
apalagi salah satu nya bersama Mama tercinta, beliau yang bisa bernapas lega, setalah menyaksikan anak sulung nya Wisuda, Mama yang tentu dengan pengorbanan waktu, materi, dan sedikit emosi selama saya berada di bandung… akhirnya menjadi saksi moment ini.. hehe

Ya, moment manis pertama di bulan desember, kembali lagi ke bandung,, untuk menghadiri prosesi resmi.. Saya lulus kuliah,, hoho.. Waiting this moment for ages,, finally fiuuh.. selama acara wisuda berlangsung,, saya yang terpisah dari temen pejuang sekelas,, rasa rasa awkward banget,, dan lagi ga ada yang bisa di modus in,, Yahh,, bersyukur sih,, ada pendamping,, yaitu Mama tercinta,, walopun si Cinta belum ada,, apa mau di kata,,

Berikutnya,, walk to remember,, sepanjang jalan di gerlong.. bercerita lah saya kepada Mama sepanjang jalan di gerlong, jalan yang banyak saya habiskan, tanpa ada kejelasan tentang thesis waktu itu,, bercerita ke Mama,, ini lho tempat kost saya,, di sini lho Mah, saya biasa makan,, dalam hati terdalam Mama sih ngasih uang bulanan segitu jadi nya anak mu cuman makan ini tiap hari nyaa,,, hahaaha,, gile aja berani bilang gitu.. menikmati hari-hari beliau di bandung.. yang di sibukan dengan bolak balik ke pasar baru dan belanja ini dan itu, beliau pun saya antar balik ke Banjarmasin,, sementara saya nunggu ijazah yang di legalisir,, ahhh,, ada alasan untuk lebih lama menghirup segar nya udara di Cisitu Lama (nama jalan Asrama Mahasiswa) yang saya tinggali selama setahun terakhir.

Setelah itu, ada Agenda bersama liburan k Pangandaran, perjalan tanpa tidur ini sangat lah puaanjang,, selain panjang aspal nya macet nya ga mau kalah… berangkat bersama anak Asrama Demang Lehman (khusus asrama bagi mahasiswa yang ber KTP Kalimantan Selatan). Jam 10 malam lewat dikit kita berangkat dengan menyewa 2 mobil, satu Inova (yang selama di perjalan selalu haus, karena minum bensin yang banyak) satu nya lagi xenia (yang keluaran tahun 2015 dan lebih irit) masing2 di kenakan biaya 300 rb perhari nya.. Jalan menuju Pasteur lumayan lengang, setelah memasuki tol Pasteur pun jalan lumayan sepi, sampai di situ kami mengira ide untuk berangkat tgl 23 sudah tepat,, jalan menuju pantai tidak lah terlalu ramai, tapi keluar tol melewati Cileunyi,, di perlukan 2 jam lebih,, setelah itu pun jalan padat lambat menyusuri aspal hitam pekat di tengah malam,, bintang pun kami layani untuk selalu terjaga,,, lelah di jalan kami istirahat sekitar jam 3 subuh, SPBU di daerah tasik mungkin,, situasi di jam 3 subuh sangat lah rame tak dinyana,, kurang dari 15 menit berhenti dan lanjut jalan lagi menuju ciamis,, dan istirahat lagi, tentu nya kasian driver kami yang mata nya kembang kempis,, dan sampe ketipu ama juru parkir,, seharusnya tepat di depan SPBU itu ada pertigaan dan ngambil belok kanan bukan lurus,, kami pun membuang 30 menit menuju arah cilacap, dan sempat melewati perbatasan Jawa Tengah,, ualalala,, Jogja I am coming.. hue hue… gagal mengahadang Sunset di pantai pangandaraan.. Yang ada makan ikan bawal yang lebih gede telapak tangan dengan harga yang mencekik,, kekeke,, ya sudah lah…dan begitulh..

1451377150401

1451377171607

1451377176743

1451377181895

Advertisements

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s